Teks Rolling Animasi
MADRASAH ISTIQLAL JAKARTA MADRASAH ALIYAH MADRASAH TSANAWIYAH MADRASAH IBTIDAIYAH RAUDHATUL ATHFAL KELOMPOK BERMAIN ISTIQLAL BOARDING SCHOOL

Pelatihan Parenting Konsep Diri, Bekali Orang Tua untuk Memahami Diri dan Menguatkan Keluarga

Jakarta, 22 Agustus 2026 – Madrasah Istiqlal Jakarta menyelenggarakan Pelatihan Parenting Konsep Diri (KD) pada 21–22 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak. Kegiatan ini diikuti oleh orang tua siswa jenjang KB, RA, dan MI dengan menghadirkan Ir. Rani Razak Noe’man, konselor parenting sekaligus Penggagas Gerakan Bandung Cinta Keluarga, sebagai narasumber. Kegiatan diawali dengan laporan Kepala Bagian K2H, Zatiah Lesyani, M.Pd., kemudian dilanjutkan dengan sambutan Direktur Madrasah Istiqlal Jakarta, H. Moch. Taufiqurrahman, SQ., M.A. Selama dua hari pelaksanaan, peserta tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga diajak untuk terlibat secara aktif melalui berbagai aktivitas interaktif. Kegiatan diisi dengan refleksi diri, diskusi, ice breaking, permainan kelompok, serta sharing pengalaman yang mendorong peserta untuk saling mengenal, membangun komunikasi, dan belajar memahami pengalaman masing-masing.

Pada hari pertama, peserta mengikuti sesi sharing pengalaman hidup yang mengajak orang tua melihat kembali berbagai pengalaman yang pernah dilalui serta memahami bagaimana pengalaman tersebut dapat memengaruhi cara berpikir, bersikap, dan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan peran sebagai orang tua. Sesi ini menjadi ruang bagi peserta untuk melakukan refleksi sekaligus mengenali berbagai hal dalam diri yang mungkin selama ini belum disadari.

Memasuki hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan materi self emotional healing. Peserta diajak untuk lebih memahami emosi, mengenali respons diri terhadap berbagai situasi, serta belajar berdamai dengan pengalaman masa lalu. Materi kemudian diperkaya dengan berbagai games kelompok dan kegiatan reflektif melalui penulisan pengalaman serta psychodinamika yang hadir dalam kehidupan masing-masing peserta. Rangkaian kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi para orang tua bahwa proses pengasuhan tidak hanya berkaitan dengan bagaimana memberikan arahan dan pendidikan kepada anak, tetapi juga bagaimana orang tua mampu mengenali dan memahami dirinya sendiri. Cara orang tua mengelola emosi, menghadapi pengalaman masa lalu, serta membangun konsep diri akan turut memengaruhi pola komunikasi dan hubungan yang terjalin di dalam keluarga.

Melalui Pelatihan Parenting Konsep Diri (KD) ini, Madrasah Istiqlal Jakarta berharap para orang tua semakin memiliki kesadaran bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak. Ketika orang tua mampu membangun konsep diri yang sehat, memahami emosi, dan menciptakan hubungan yang penuh kasih, keluarga dapat menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak untuk tumbuh, belajar, serta mengembangkan karakter dan potensi dirinya secara optimal. (Humas MIJ)

Scroll to Top