Jakarta, 2 Juni 2026 – Sebuah langkah besar kembali ditorehkan oleh MI Istiqlal Jakarta dalam memperluas jejaring pendidikan internasional. Alhamdulillah, pada tahun 2026 MI Istiqlal Jakarta resmi terpilih sebagai salah satu sekolah peserta Program Kemitraan Sekolah BRIDGE Australia–Indonesia 2026, sebuah program yang mempertemukan sekolah-sekolah dari Indonesia dan Australia untuk membangun kolaborasi, saling belajar, dan berbagi praktik baik dalam dunia pendidikan. Keikutsertaan dalam program ini menjadi tonggak penting bagi MI Istiqlal Jakarta dalam mewujudkan visi sebagai madrasah yang unggul, berkarakter, dan berwawasan global. Melalui BRIDGE, pembelajaran tidak lagi dibatasi oleh ruang kelas maupun batas negara, melainkan berkembang menjadi pengalaman belajar yang menghubungkan peserta didik dengan dunia. Dalam program tersebut, MI Istiqlal Jakarta akan bermitra dengan Dunalley Primary School, Tasmania (TAS), Australia. Kemitraan ini akan membuka ruang kolaborasi bagi guru dan siswa melalui berbagai kegiatan, seperti pertukaran budaya, proyek pembelajaran bersama, penguatan literasi digital, hingga komunikasi lintas budaya yang mendorong tumbuhnya pemahaman global sejak usia dini.
Bagi para peserta didik, program ini bukan sekadar mengenal sekolah dari negara lain, tetapi juga belajar menghargai keberagaman, membangun rasa ingin tahu terhadap budaya dunia, serta mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi dengan teman-teman dari latar belakang yang berbeda. Sementara itu, para guru akan memiliki kesempatan untuk saling berbagi pengalaman, metode pembelajaran inovatif, dan praktik pendidikan yang dapat memperkaya proses belajar mengajar di kedua sekolah. Program BRIDGE sejalan dengan komitmen MI Istiqlal Jakarta dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman, karakter, dan kebhinekaan. Melalui kemitraan internasional ini, madrasah berharap mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi global, literasi digital, serta kemampuan berkolaborasi di tengah masyarakat dunia.
Kepala MI Istiqlal Jakarta menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasah untuk bergabung dalam program bergengsi tersebut. “Alhamdulillah, kami bersyukur MI Istiqlal Jakarta dipercaya menjadi bagian dari Program Kemitraan Sekolah BRIDGE Australia–Indonesia 2026. Ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk memperluas jejaring internasional, belajar bersama sekolah mitra di Australia, serta menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih inovatif, kolaboratif, dan bermakna bagi siswa maupun guru. Semoga kemitraan ini menjadi jembatan persahabatan yang memberikan manfaat bagi kedua sekolah dan memperkuat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Australia.”
Senada dengan hal tersebut, pihak madrasah menilai bahwa keikutsertaan dalam Program BRIDGE bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga amanah untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tantangan global. Kolaborasi ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi siswa dan guru untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21 melalui pengalaman belajar lintas budaya dan kerja sama internasional.
Dengan semangat “Satu Langkah Mendunia”, MI Istiqlal Jakarta optimistis kemitraan bersama Dunalley Primary School akan melahirkan berbagai inovasi pembelajaran, mempererat persahabatan antarbangsa, serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh komunitas sekolah. Sebab, pendidikan terbaik tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun jembatan yang menghubungkan manusia, budaya, dan masa depan. (Humas MIJ).