Jakarta, 29 Mei 2026 — Masjid Istiqlal Jakarta secara rutin menyelenggarakan khutbah Jumat sebagai bagian dari syiar Islam dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi jamaah. Pada kesempatan kali ini, khutbah Jumat mengangkat tema “Meneladani Kesabaran dan Ketaatan Nabi Ismail a.s.” yang disampaikan oleh KH. Moch. Taufiqurrahman, SQ., M.A. selaku Direktur Madrasah Istiqlal Jakarta, Sekjen PP IPIM, dan Wakil Ketua Komisi Pesantren MUI Pusat.
Dalam khutbahnya, beliau mengajak jamaah untuk meneladani sosok Nabi Ismail a.s. sebagai pribadi yang memiliki kesabaran, keteguhan iman, serta ketaatan luar biasa kepada Allah SWT. Kisah Nabi Ismail a.s. menjadi teladan agung tentang keikhlasan dalam menerima ujian dan kepatuhan penuh terhadap perintah Allah SWT.
KH. Moch. Taufiqurrahman menegaskan bahwa nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan ketaatan sangat relevan diterapkan dalam kehidupan modern, khususnya dalam membangun karakter generasi yang berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki semangat pengorbanan demi kemaslahatan bersama.
“Kesabaran dan ketaatan bukan hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga pondasi penting dalam membentuk keluarga, pendidikan, dan kehidupan sosial yang harmonis,” ungkap beliau dalam khutbahnya.
Selain itu, jamaah juga diingatkan akan pentingnya menjaga hubungan baik dengan orang tua, guru, dan sesama sebagai implementasi akhlak mulia yang dicontohkan para nabi. Momentum khutbah Jumat ini menjadi pengingat bahwa setiap ujian kehidupan dapat dihadapi dengan iman, kesabaran, dan tawakal kepada Allah SWT.
Melalui khutbah ini, diharapkan seluruh jamaah dapat mengambil hikmah dari perjalanan Nabi Ismail a.s. serta mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, guna membentuk pribadi yang lebih kuat, ikhlas, dan bertakwa. (HUMAS MIJ)