Jakarta, 31 Juli 2026 – Madrasah Istiqlal Jakarta (MIJ) menyelenggarakan Semarak Acara Puncak Milad ke-27 dengan mengusung tema “27th Years of Excellence in Islamic Education.” Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Madrasah Istiqlal Jakarta ini dihadiri oleh pimpinan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI), mitra, orang tua, guru, pegawai, serta seluruh peserta didik dari berbagai satuan pendidikan. Acara diawali dengan Grand Opening yang menampilkan atraksi Drumband MI, Paskibra MI, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ekstrakurikuler Tilawah dan Tahfidz Community, dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya, Mars, dan Hymne Madrasah Istiqlal Jakarta. Berbagai ekstrakurikuler seperti silat, hadrah, renang, coding, hingga pameran karya peserta didik turut diperkenalkan sebagai wujud pembinaan karakter, bakat, dan kreativitas. Rangkaian Milad juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya dari seluruh satuan pendidikan, mulai dari KB-RA hingga MA dan IBS, serta Bazaar sebagai media pembelajaran kewirausahaan bagi peserta didik.
Dalam laporannya, Direktur Madrasah Istiqlal Jakarta, H. Moch. Taufiqurrahman, S.Q., M.A., menyampaikan bahwa Milad ke-27 menjadi momentum untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan dalam menjaga mutu pendidikan. Menurutnya, konsep ihsan dan itqan menjadi landasan dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, dengan menempatkan adab sebagai fondasi utama sebelum ilmu. Seluruh kurikulum yang dikembangkan mengusung prinsip tawazun, yakni keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu umum melalui kolaborasi kurikulum nasional dan internasional tanpa menghilangkan identitas masing-masing. Hal tersebut diperkuat dengan pelayanan pendidikan yang holistik, peningkatan sarana dan prasarana, serta penguatan visi Madrasah Istiqlal sebagai madrasah berbasis kemasjidan yang terintegrasi dengan nilai-nilai Masjid Istiqlal. Direktur juga mengapresiasi seluruh orang tua, mitra, dan stakeholder yang telah mendukung serta menyukseskan seluruh rangkaian Milad ke-27.
Sementara itu, Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat BPMI, K.H. Abu Hurairah Abdussalam, Lc., M.A., menegaskan bahwa seluruh peserta didik Madrasah Istiqlal merupakan bagian dari Masjid Istiqlal sehingga setiap ucapan, perilaku, dan tindakan menjadi representasi wajah Masjid Istiqlal. Beliau juga menekankan bahwa akhlak dan adab harus dibiasakan sejak usia dini karena nilainya lebih utama daripada ilmu. Dengan demikian, Madrasah Istiqlal diharapkan terus melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan keluarga, bangsa, dan negara. Setelah doa bersama, rangkaian acara dilanjutkan dengan Performance Session yang menampilkan berbagai ekstrakurikuler, di antaranya Tahfidz Community, Science Community, Public Speaking, Silat, Karate, Taekwondo, Futsal, English Club, Sepatu Roda, serta berbagai karya dari ekstrakurikuler Melukis, Kaligrafi, Coding, Math Community, dan Merajut yang dipamerkan melalui stan pameran.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Madrasah Istiqlal memberikan Penghargaan Masa Pengabdian 10 dan 20 Tahun kepada guru dan pegawai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, serta mengumumkan pemenang Lomba Resensi Buku dan Twibbon Challenge Milad ke-27. Perayaan Milad ke-27 ini menjadi refleksi komitmen Madrasah Istiqlal Jakarta dalam menghadirkan pendidikan Islam yang unggul melalui keseimbangan kecerdasan intelektual, spiritual, dan karakter. Dengan semangat “27th Years of Excellence in Islamic Education,” Madrasah Istiqlal Jakarta terus berkomitmen mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, berwawasan global, serta berlandaskan nilai-nilai Islam dan kemasjidan. (Humas MIJ).